Rabu, 01 April 2009

Kampanye Masuk Kampus

Semakin dekat pemilihan umum yang di jadwalkan tanggal 9 April, semakin gencar pula partai-partai politik untuk menggelar kampanye. Kampanye ini bertujuan untuk mensosialisasikan para kader mereka yang akan maju ke Legislatif kepada masyarakat. Tapi pada kenyataannya, para simpatisan partai politik banyak yang melanggar aturan yang telah ditetapkan, seperti dilarangnya partai politik berkampanye di dalam kampus.

Belum lama ini saya melihat di sebuah perguruan tinggi ternama di padang yang mungkin tidak "etis" bila saya sebutkan nama perguruan tinggi tersebut. disini saya melihat sekumpulan simpatisan parpol yang akan berkampanye, mejeng di salah satu tempat di perguruan tinggi tersebut. sekitar satu jam lebih mereka duduk di dalam kampus dengan atribut partai yang ia gandrungi.

Mereka terlihat santai-santai saja dan tak takut akan peraturan yang menyebutkan bahwa kalau mereka itu dilarang berkampanye di dalam kampus. Apakah partai seperti ini nanti yang akan memimpin bangsa..? baru berkampanye saja kader mereka banyak yang melanggar, bagaimana nanti kalau mereka sudah menjadi pemimpin..? seharusnya seorang pemimpin yang baik mampu mensosialisasikan kepada simpatisannya agar mereka selalu mematuhi peraturan-peraturan yang berlaku dalam berkampanye.



Andai saja ada parpol yang benar-benar disiplin mematuhi aturan, pastinya mereka akan disukai oleh masyarakat. Dan juga jangan remehkan mahasiswa, mahasiswa adalah kumpulan orang-orang yang kritis. Walaupun memang kekritisan mahasiswa kini mulai di pertanyakan.

Tapi diharapkan parpol yang berkampanye tidak lagi menyepelekan peraturan yang ada. Jangan semena-mena masuk kampus untuk berkampanye. Mahasiswa masih tahu dengan peraturan yang ada. Ingat, mahasiswa punya sejarah dalam menjatuhkan rezim orde baru. untuk menjatuhkan suatu partai itu bukan hal yang sulit bagi mahasiswa.

Namun sekarang sangat disayangkan, ketika ada kampanye partai yang masuk ke kampus, banyak mahasiswa yang diam dan tak ada reaksi. padahal mahasiswa banyak yang berlalu-lalang didepan simpatisan partai tersebut, dan tak ada satupun yang menegur simaptisan partai tersebut.

Jelas sudah gambaran mahasiswa sekarang, untuk lingkungan kampusnya saja, mereka sudah acuh dan tak mempedulikannya. seperti yang saya katakan tadi.."kekritisan mahasiswa kini mulai dipertanyakan". Apa mahasiswa tersebut tidak mengetahui peraturan tentang berkampanye di dalam kampus..? Kalau memang tidak tahu, lebih baik mahasiswa itu mencopot namanya sebagai mahasiswa. kita selalu bangga dengan kata-kata mahasiswa, tapi dengan peraturan berkampanye didalam kampus aja tidak tahu.

Cobalah kita merubah sikap, kalau kita memang mahasiswa, kritislah dalam menghadapi fenomena-fenomena disekitar kita dan dari keseluruhan dari polemik yang ada. Suara mahasiswa mempunyai sejarah sendiri, tidak usah takut berbicara lantang kalau memang itu benar adanya. Robah pola pikir kita sebagai mahasiswa..!!

"Kampus tidak hanya mencari nilai, tapi dikampus kita akan mendapatkan pengalaman yang lebih dari sekedar nilai"


1 komentar:

Pengunjung

Powered by  MyPagerank.Net Counter
Free Counter Add to Technorati Favorites
Dee Qiero's Profile
Dee Qiero's Facebook profile
Create Your Badge
 

Copyright © 2009 by dee-Q bLoG